Login

 

 
 

Artikel: Mata Air Panas - Ciseeng - Tirta Sanita

 

 artikelgalerilokasiforum

 


[navigasi.net] Mata Air Panas - Ciseeng - Tirta Sanita
Batu kapur yang terletak di pusat rekreasi Tirta Sanita

Telah dilihat: 39525x

Penulis

:

   Buyung Akram

Referensi

:

-

 

Lokasi

:

-;Parung;Bogor

Koordinat GPS

:

S6.431110 - E106.694890

Ketinggian

:

115 m

Fotografer

:

Silhouette

 

 

 

 

 

Tanggapan: 0 

 

 

Galeri: 11 

 


Terdapat beberapa tempat wisata air panas di kabupaten Bogor, salah satunya adalah wisata air panas Ciseeng. Diantara beberapa sumber mata air panas yang ada di daerah ini, hanya lokasi pemandian air panas Tirta Sanita-lah yang dikelola sebagai tempat tujuan wisata. Tiket masuk kelokasi ditetapkan sebesar Rp. 5000/orang.


[navigasi.net] Mata Air Panas - Ciseeng - Tirta Sanita
Pohon palm yang berderet rapi di sisi kiri dan kanan pintu masuk lokasi wisata

Memasuki gerbang pemandian air panas Tirta Sanita, tampak deretan pohon palm raja teratur rapi disisi kiri dan kanan. Beberapa meter kemudian pengunjung akan disuguhi pemandangan bukit kapur yang merupakan sentral dari lokasi pemandian ini. Kombinasi warna putih, abu-abu dan hitam terpadu dengan kontrast, serasi dengan warna hijau dedaunan pohon yang cukup banyak tumbuh disekitarnya. Pada beberpaa bagian dari bukit ini dipahat menyerupai anak tangga sehingga memungkinkan pengunjung untuk mendakinya .

Siang itu nampaknya sedang digelar atraksi hiburan di lokasi pemandian ini. Beberapa artis dangdut lokal tampak bergantian menyanyi menghibur para penonton yang sedang duduk santai di bawah pohon rindang. Sementara diareal pemandian anak-anak, beberapa anak kecil bermain air dengan riangnya sambil berteriak-teriak memanggil orangtua/teman mainnya. Disudut lain yang lebih sepi tampak didominasi oleh beberapa pasang muda-mudi, entah itu dibawah pohon, di beberapa cekungan maupun dibalik gundukan bukit kapur.


[navigasi.net] Mata Air Panas - Ciseeng - Tirta Sanita
Anak tangga untuk naik ke bukit kapur

Di atas bukit kapur, terdapat sebuah kolam kecil yang berisi air. Bau belerang cukup menyengat pada air tersebut dengan warna putih kehijau-hijaun. Ketika penulis mencoba untuk merasakan seberapa panas air yang ada di bukit tersebut, ternyata tidaklah sepanas yang diperkirakan bahkan mungkin suhu yang ada pada air tersebut terjadi hanya karena terkena terik sinar matahari. Rupanya untuk dapat merasakan air panas yang sesungguhnya, harus langsung mencobanya pada kolam rendam yang terletak di dalam rumah-rumah sewa. Dari cerita seorang teman yang pernah mencobanya, air yang berada di kolam rendam sewa itu cukup panas bahkan panasnya cukup menyakitkan untuk anak kecil. Penulis memutuskan untuk tidak mencobanya, karena hawa siang itu cukup terik dan lebih tertarik untuk menjajagi bukit karpur yang terletak di belakang areal parkir Tirta Sanita. Dari petugas parkir sesaat sebelum memasuki loket pembayaran Tirta Sanita, diperoleh informasi bahwa di bukit kapur tersebut juga terdapat sumber air panas, namun belum dikelola secara penuh.


[navigasi.net] Mata Air Panas - Ciseeng - Tirta Sanita
Mata air panas yang berasal dari bukit kapur mengalir menuju kolam perendaman

Penasaran dengan informasi ini tidak ada salahnya untuk mencoba mendaki, toh tidak terlalu tinggi, meskipun terik matahari terasa sangat menyengat kulit. Dan memang benar, terdapat sebuah kolam pemandian kecil disana  dan sebuah kamar mandi dengan air panas mengalir didalamnya namun sayang bangunannya benar-benar "darurat". Saat itu tidak seorang pun yang mencoba mandi maupun berendam dalam kolam yang terletak di areal terbuka, tanpa adanya atap maupun pepohonan yang menaungi dari terik matahari. Hanya beberpa orang yang nampaknya penduduk sekitar sedang berbincang-bincang di bawah terpal biru ditemani segelas kopi.

Air yang ada di kolam tersebut ternyata juga tidaklah sepanas yang diperkirakan, alias tidak jauh berbeda dengan suhu air yang terletak di atas bukit kapur Tirta Sanita. Bentuk kolam yang seadanya, tidak adanya perlindungan dari sinar matahari yang terik beserta noktah-noktah tipis lapisan kapur pada permukaan airnya, mungkin menjadi penyebab utama pengunjung enggan berendam didalamnya.

navigasi.net 2003 - 2014