|
Isra,
(GMT) 17:53:59 Selasa, 06 Januari 2009)
| |
hehehe... jauh bangeet
emangnya sudah dicoba ke garmin indonesia (jasa marine)?
|
|
ad3n,
(GMT) 01:53:33 Rabu, 07 Januari 2009)
| |
menurut saya, sampeyan itu lagi ketiban sial tuh.
justru kalo merk selain garmin, saya dah coba merk magelan,mio ( skrg tuh cuma ditaruh laci rumah aja tuh ), sangat ribet kalo mau isi peta nya dan sinyalnya masih kurang kuat menurut saya. dan karena saya lihat navnet lebih support ke merk garmin ya karena fleksibilitas itu tuh yg penting dan juga mayoritas di indo kan banyak yg pake garmin hehehe termasuk saya.. 
saya dah pake 60cs, 76csx, nuvi710, edge705, vistaHcx...semua kagak ada masalah utk hardware maupun performance nya. so....menurut saya nih...garmin is the best.. 
|
|
LatLon,
(GMT) 04:09:59 Rabu, 07 Januari 2009)
| |
Kalau baca tulisan Bung A13X diatas, saya pernah punya pengalaman yg sama dengan perangkat Headset Bluetooth. Saya beli perangkat tersebut di Dubai (Uni Emirat Arab). Beberapa bulan kemudian perangkat tersebut rusak bukan karena kesalahan pemakaian dan masih garansi (Tranmitter & Receiver tdk bisa pairing). Saya coba e-mail melalui website mereka dan jawabannya cukup mencengangkan karena saya disuruh kembali ke tokonya untuk claim waranty! Saya jelaskan bahwa saya sdh berada di Jakarta dan saya tanya apakah perangkat tersebut bisa diperbaiki di Jakarta melalu agen mereka di sini. Dijawab lagi bahwa mereka menyarankan perangkat tersebut di kirim ke Singapore untuk diperbaiki oleh mereka dengan ongkos kirim ke Singapore saya yg tanggung sedangkan sebaliknya mereka yg akan tanggung. Saya cukup kecewa dengan jawaban mereka itu namun menurut mereka itu merupakan kebijakan perusahaan dalam rangka menjaga kualitas product.
Sebagai gambaran harga perangkat tersebut jika dikurs ke rupiah sekitar 1.2 juta rupiah. Beberapa jasa kurir yg saya hubungi menetapkan ongkos kirim mulai 200 ribu hingga 500 ribu ke Singapore. Sempat kepikiran untuk beli yg baru di Jakarta namun perangkat ini tidak pernah saya temukan di seantero toko yg menjual alat serupa di Jakarta.
Saya putuskan untuk mengirimkan headset Bluetooth tsb ke Singapore + dokumen yg mereka minta. Hasilnya cukup mencengangkan! Dalam 10 hari sejak saya kirim, saya telah menerima penggantinya yg baru (mereka mengganti dengan yg baru tanpa mereparasinya karena s/n yg saya kirim dan yg saya terima berbeda)!
Jadi saran saya, Bung A13X berkorespondensi dengan Garmin Taiwan. Siapa tahu mereka bisa memberikan solusi terbaik seperti kasus yg saya alami di atas.
|
|
leica,
(GMT) 01:39:25 Kamis, 08 Januari 2009)
| |
ha..ha.. pake lem kaca bung...., antara body dan karet di lem pake dobel tape, tapi lem antara karet dan dobel tapi biasanya yang rusak, lem di bersihkan tanpa melepas dobel tape yg menempel dibodi plastik dan berilah lem kaca warna hitam yang biasa dipakai utk lem kaca mobil paling 5000an di Carefour atau toko besi dan siap digunakan lagi sesuai waktu rekat yang direkomendasikan manual lemnya....
Ide muncul saat saya bawa ke tokoalatsurvey dan hasilnya saya kecewa berat (tidak perlu diungkap)tapi saya cuma berniat ngetest juga orang kita pandai trobleshot enggak kayak indiana jones....
Hasilnya lem kaca punya sifat adesive terhadap plastik, besi, kaca, maupun karet dan yang terpenting fleksibel sehingga molornya karet dapat tertanggulangi.
Untuk di Ingat semua yang berbahan karet lembut tidak/belum ada yg 100% okay termasuk keluaran Ericsson R250 dan R310(sirip hiu) dari AlGore.... 2 tahun ditangan mulai lengket dan terkelupas.
Jadi kalau mau beli yang tdk lengket jangan pakai tipe yang ada outdoornya atau pilih alat priyayi saja sepereti yang di mobil bukan type marine atau outdoor yang perlu grip yang bagus.....
Okay......... selamat beli alat vital yang lain
|
|
Pamela,
(GMT) 02:37:41 Kamis, 08 Januari 2009)
| |
Untuk yang mengaku Garmin Indonesia atau Perwakilan merk GPS lainnya.
- Jangan hanya bisa mengatakan Handal, Bagus, Bergaransi dan lain sebagainya
- Customer tidak butuh janji tapi bukti
Ingat, jika customer puas, customer akan bercerita dengan sedikit orang saja, dan sebaliknya jika customer kecewa, customer akan bercerita dengan banyak orang
semoga menjadi perhatian ....
|
|
SamDMan,
(GMT) 05:17:28 Kamis, 08 Januari 2009)
| |
@leica,
bahannya bukan bikinan AlGore (bekas wapres - capres US kalee dia!) tapi Gore-Tex. Mereka memang spesialis bikin bahan lapisan PTFE (Polytetrafluoroethylene). Bahannya seret gitu kayak beludru, cuman lebih canggih, tahan air, tahan cuaca, tahan lama. Ada yg dipake di sepatu (N1ke), ada jg yg dipake di bahan pengganti urat di tubuh (Vascular Graft).
He-he, bukan jualan nih, gua ga ada hubungannya ama Gore-Tex, tapi kebetulan pernah ditraining utk produk bhn PTFE.
|
|
leica,
(GMT) 06:17:56 Kamis, 08 Januari 2009)
| |
terima kasi atas remebernya.... saya lupa2 ingat pai yg penting ada gor-nya
|
|
leica,
(GMT) 06:37:00 Kamis, 08 Januari 2009)
| |
Tul.... ternyata cari after sales service yg bener susah juga krn garmin di indonesia dimpor oleh :
1. PT FREINDO MINING EXPLORATION
2. JASA MARINE
yang masing2 punya otorisasi sendiri alias tidak mau menerima gps resmi selain dari dealernya sendiri yg mengeluarkan, sebenarnya seperti service resmi handphone saja.
pesannya jangan beli yg mahal2....ya
|
|
A13X,
(GMT) 06:05:05 Jumat, 09 Januari 2009)
| |
Bro / Sis thx yach udah bantu pencerahan tentang masalah saya. Walaupun sampai sekarang masalahnya belum nemuin titik terang. Tapi thx sudah memberi saran dan masukan nya.
|
|
A13X,
(GMT) 12:41:37 Jumat, 09 Januari 2009)
| |
Dicari karet bekas, untuk Vista Cx (kondisi jangan kendur / melar)
Hub : A13X_TSM@YAHOO.COM
|
|
leica,
(GMT) 11:06:31 Sabtu, 10 Januari 2009)
| |
Legend C saya pernah hampir molor namun sekarang sudah tidak lagi berkat lem silikon.... hebat deh siap untuk dipanaskan sampe 100oC Oke aja
|
|
leica,
(GMT) 11:08:36 Sabtu, 10 Januari 2009)
| |
eh kalu yang lama masih ada pake aja itu, kelebihan melar bisa terantisipasi sama silikon, tapi perhatikan utk letak tombolnya, jadi space molor bisa di isi silikon tidak bakal lepas lagi
|
|
A13X,
(GMT) 16:38:51 Sabtu, 10 Januari 2009)
| |
Masalahnya karet bekasnya sudah terlanjur saya buang. hik's
Karetnya sama kagak yach sama Garmin eTrex Hi ?
Dari pada di kirim ke Taiwan 500.000 + biaya service + biaya lama = beda dikit sama beli Garmin eTrex Hi (karetnya saya bongkar)
Ada yang pernah bandingin antara body Vista Cx dengan eTrex Hi ? Mohon bantuannya. trimssss
http://otomasi.com/product_info.php?cPath=21_64&products_id=491
|
|
leica,
(GMT) 10:56:42 Selasa, 13 Januari 2009)
| |
Waduh.... kalau mau coba pake karet cair yang di jual di ace hardware.... cara pake yang nggak perlu di kasi karet tinggal di tutup, kayak ngecat gitu.... cuma kita tdk bisa bikin tekstur atau tonjolan kecuali kita munya mouldingnya....
Karet cair kalau kering seperti yg biasa dipakai tutup antena helikel/ht, atau tutup kabel....
|
|
A13X,
(GMT) 00:48:51 Rabu, 14 Januari 2009)
| |
Setitik Harapan..............................................
Thanks for contacting GARMIN corp.
The rubber piece can't be bought seperately. The problem you're experencing will require your unit to come into Garmin for repair. Please check unit ID for us. Main Menu>Setup>System, press munu button>Software Version. You can see Unit ID from there. Please also attach a photo of the broken rubber piece. After we identify your problem and warrnaty status, we'll inform you of the cost and send you an RMA form.
Mudah mudahan bisa terealisasi.
|
|
A13X,
(GMT) 14:30:10 Sabtu, 17 Januari 2009)
| |
Thanks for contacting GARMIN corp.
There is no repair service center located in Indonesia. The only one for Asian countries is located in Garmin Taiwan.
I will be happy to set up a Return Merchandise Authorization(RMA) for a repair. The repair fee of eTrex Vista Cx is USD$125 since it's out of warranty plus the freight cost is USD$33.
Meanwhile, we will format all the data in your unit, so please back up all your necessary data from your unit before it is sent back to be repaired.
And the normal repair process will take about 5-7 business days upon receiving your unit.
KECEWA DEH...... SUMPAH SERAPAH MULAI KELUAR !@#$~!@#!
MASA GANTI KARET HARUS NGABISIN UANG 1.5 JUTA.
1/2 DARI HARGA BARANGNYA.
MAU SERVICE ATAU MAU NGERAMPOKKKKKKK ???????????
RUSAK KARET NYA SEGITU....... APA LAGI ISI NYA. HUHH
KAPOKKKKKKK ..... KAPOKKKKKKKKKKKKKKKKK
|
|
sukasukasaya,
(GMT) 03:44:51 Rabu, 19 Agustus 2009)
| |
Bung ALEX, turut prihatin ya...
Bung, sebenarnya banyak produk yang demikian after sales-nya. Jangankan Garmin yang memang tidak murah. Lihat saja Printer2 color yang harganya murah terjangkau. Kalau rusak headnya, coba bawa ke service center-nya, pasti harganya mahal dan kita jadi berpikir untuk beli baru saja. Itulah susahnya kalau ke authorixed dealer dan service center. Harga tidak ada yang murah karena parts nya asli dan memang tidak banyak tersedia di pasaran. Prinsip supply n demand Nah coba lihat, parts motor ber-merk yg sekarang claim part nya 'terjangkau', itu bisa terjadi karena sudah banyak yg jual partsnya dari negeri bambu sana, jadi mrk tidak monopoli lagi, shg turun harga karena kalau mahal dak ada yg beli. Udah banyak parts yg KW dan memang bisa dipakai serta umurnya juga lumayan tahan. Nah, mengapa harus ke Taiwan dgn harga 1,5 juta kalau bisa diakali seperti saran bro Leica. (Salut buat Leica yg kreatif! Org spt anda yg sebenarnya tepat utk service centre. Bukan org yg bisa nya cuma bilang ke customer 'Ganti parts baru aja, Pak'). Mungkin secara artistik kurang, tetapi secara fungsi tetap jalan toh? Gitu aja, sorry kepanjangan 
|
|
ALIT,
(GMT) 17:07:05 Kamis, 20 Agustus 2009)
| |
Bagi2 pengalaman,
Etrex Vista Hcx saya juga pernah lem karetnya bocor akibat karetnya molor, penyebabnya sering kepanasan karena ditaruh di dashboard. Satunya lagi juga Hcx karetnya masih tetap kencang padahal usia pakai sama, kegiatan lapangan juga sama tapi tdk pernah ditaruh di dashboard.
Solusinya, karet dibersihkan dari lem yg meleleh, lalu disimpan di dlm freezer selama seminggu (asumsinya benda padat kalau kena dingin akan mengkerut/meski dikit)lalu dipasang lagi pakai double tape.
Hasilnya memuaskan, betul2 Kuuuenceng seperti semula.
|
|
Joko66,
(GMT) 03:58:43 Kamis, 22 Oktober 2009)
| |
Bagi2 pengalaman juga
Melihat pengalaman temen2 disini saya antisipasi kalau Etrex HCX nggak dijemur di dashbord mobil. Hanya terkadang harus terjemur juga waktu dipakai bersepeda MTB bisanya seminggu sekali. Ternyata saya mengalami juga kejadian seperti teman2, lem dobel tapenya meleleh. Padahal saya baru beli awal juli 2009. Sekalian dicopot karet tsb lalu lem yang meleleh dibersihkan. Selanjutnya saya lem dengan semacam lem sepatu (aica-aibon) tapi nggak berhasil, msih mudah terkelupas. Akhirnya saya ganti denga lem silicon rubber (seperti saran bung Leica, ternyata hasilnya bagus, sip. Sorry kepanjangan ceritanya.
|