|
| |
|
| |
Forum Bincang Bebas: Pertanyaan Ber-andai2 |
| |
|
|
| |
|
| Topik | : Pertanyaan Ber-andai2 |
| Penulis |
: GPS Man |
(GMT) 13:24:31 Senin, 07 April 2008
|
| Tanggapan |
: 2 |
Dilihat: 1407
|
Kategori : Bincang Bebas
|
|
Halo Teman2 & Para Suhu,
salam kenal, saya baru punya Garmin Nuvi 200w, kira2 2 mingguan. jadi skrg lagi senang2nya menggunakan si Nuvi. maklum si newbie yg lagi super-excited. jadi kerjaannya explorasi terus 
setelah pake beberapa waktu, sekarang ada bbrp pertanyaan yang ber-andai2 nih..:
Dengan modal nuvi 200w yg dibekali peta City Navigator 2.1, yang mengcover Jawa-Bali, saya ingin tau, bila seandainya Nuvi dibawa:
1. 'berlayar' di area Kepulauan Seribu, atau
2. terbang dengan helikopter di wilayah jakarta, atau
3. diajak mendaki ke puncak Pangrango - Gede,
maka apa yang akan tampil di layarnya ya? apakah:
1. kalo di kepulauan seribu, akan tampil hanya 'noktah' yang ada di area laut yg blank (karena tdk ada jalur jalanan),
2. diajak terbang, maka posisi kita akan bergerak cross ke sana-kemari memotong jalur jalanan, atau
3. kalo di puncak gunung, juga mirip tampilan kalo diajak ke laut?
demikian pertanyaan dari newbie yang NKOTB alias New Kid On The Block. akan sangat senang kalo dpt jawaban dari para senior member of the forum.
tks
|
|
|
|
| |
|
Islander,
(GMT) 21:07:22 Senin, 07 April 2008)
| |
Saya coba menjawab sebagaimana yang saya tahu.
Saya tidak ada pengalaman dengan Nuvi, terutama City Navigator Map.
1. Berbekal peta dasar garmin, jika kita berada di lautan, tampilan adalah sama sesuai koordinat yang ditangkap si GPS, kita tidak bisa create route karena GPS mendeteksi tidak adanya Road. Tapi kita masih bisa set Route dengan metode Go To.
Semuanya ini tergantung dari tipe peta yang kita miliki, apakah dia support untuk Marine atau tidak.
2. Diajak terbang, tampilan tetap sama, dan meski saya mengaktifkan fasilitas Lock On Road, posisi kita tidak akan lompat dari jalan satu ke jalan yg lain.
Yang ditampilkan tetap posisi yang ditangkap si GPS.
3. Puncak gunung, IDEM
Demikian yang bisa saya share sesuai yang pernah saya lakukan.
TjA
|
|
GPS Man,
(GMT) 11:25:54 Sabtu, 12 April 2008)
| |
terima kasih buat penjelasannya, bro islander..
tanpa direncanakan, tadi pagi saya berkesempatan terbang ke jogja. sejak start dari bandara sukarno hatta, krn memang sudah lama curious, nuvi 200w tetap nyala sejak boarding hingga pesawat take off.
di perjalanan saya cukup 'takjub' krn saya bisa monitor arah terbang pesawat, kecepatan jelajah, plus nama jalan2 yg ada di kota di bawah pesawat.
sampai di jogja, rumah kerabat yg saya datangi di daerah sleman-kalasan ternyata blm dipetakan. saya baru tahu, ternyata kalau ada di daerah yg belum dipetakan,icon mobil kita terlihat menjelajah di blank area saja ya? 
oya, menyalakan perangkat GPS di dlm pesawat tidak melanggar aturan keselamatan penerbangan kan? soalnya, saya pikir perangkat GPS kan tidak memancarkan frekuensi yg akan mengganggu peralatan navigasi pesawat. krn dia 'cuma' menerima sinyal dari satelit kan? CMIIW ya..
tks.
|
Anda diharuskan login terlebih dahulu sebelum memberi tanggapan. |
|