|
Cupang,
(GMT) 21:33:35 Minggu, 08 Mei 2011)
| |
Coba baca-baca ini :
http://tech.groups.yahoo.com/group/map_authors/message/12149
http://freegeographytools.com/2010/free-tools-for-custom-garmin-vector-maps-i-cgpsmapper
|
|
SamDMan,
(GMT) 22:57:39 Minggu, 08 Mei 2011)
| |
ato beli device g4rm1n yg mendukung peta navnet aja deh. 
|
|
nap,
(GMT) 14:07:06 Senin, 09 Mei 2011)
| |
ohh baru tau saya mas,dlu saya pernah bekerja untuk salah satu perusahaan pemetaan di jakarta yg di bawahi oleh navteq boleh di bilang semacam subkon nya navteq,dan itu masih berjalan sampai sekarang
|
|
Isra,
(GMT) 14:52:00 Senin, 09 Mei 2011)
| |
Aahhh... Support ga support kembali ke Garmin sendiri, terserah ajalah.. 
|
|
wawingbs,
(GMT) 15:08:01 Senin, 09 Mei 2011)
| |
hidup 205Wi - peta navigasi.net terima terus... heheheee
*gak jadi ganti deh*
|
|
Isra,
(GMT) 15:24:41 Senin, 09 Mei 2011)
| |
hidup gmxt.. update terus 
|
|
dedy,
(GMT) 19:32:34 Senin, 09 Mei 2011)
| |
sebetulnya yang bekerja sama dengan navnet belum 100% antara navnet dengan owner gps tersebut. tetapi lebih tepat antara distributor/agen gps dengan navnet.
para distributor ini yang menjadi 'broker' antara navnet dengan owner/vendor gps. keuntungan apa yang didapat dari distributor itu? tentu saja peta yang hanya bisa jalan di pnd/gps yang diimport oleh mereka. jadi jika ada beli papago di singapore belum tentu bisa pakai peta navnet.
lain hal nya dengan garmin, beli di amerika china thailand, tetap bisa memakai peta navnet.
nah kenapa igo tetap sulit keluar petanya? tentu karena hal tersebut diatas. distributor/broker yang mengenalkan navnet dengan papago itu belum dapat hak menjual di Indonesia. ya udah deh walau kita sudah bisa bikin peta igo tetap saja tidak bisa diedarkan.
coba dibayangkan seandainya ada ditributor garmin yang meminta hal serupa, mereka memberi donasi ke navnet. kemudian hanya gps garmin yang di import mereka yang bisa memakai peta navnet, apa kita siap?
jadi kontroversi memberi donasi atau kerja sama ini perlu dilihat dengan jernih.
'bukan pembela garmin' 'hanya mencoba berpikir jernih'
|
|
SamDMan,
(GMT) 22:05:16 Senin, 09 Mei 2011)
| |
oooh, ngono to. Memang repot jg. Dilihat begitu, posisi navnet saat ini si boleh dibilang masih untung deh buat kita-kita pemakai mcm2 alat.
Boleh dibilang, ini bakal jadi perang hardware lama2, bukan perang software ataupun data lagi. hehe.
|
|
harseven,
(GMT) 06:41:14 Selasa, 10 Mei 2011)
| |
Koreksi Om dedy, navnet dengan papago kan udah jalan, buktinya ada di download peta macam utk papago:
1. Untuk versi Android/ iphone ada
2. untuk versi Win CE
3. untuk versi Windows mobile pun ada
Yang masih ditunggu dengan sabar adalah peta 'I go', Am I go', 'I go primo' geetooo dech 
|
|
dedy,
(GMT) 06:53:53 Selasa, 10 Mei 2011)
| |
betul sudah jalan untuk device papago yang di impor/seri untuk indonesia. tapi jika papago bukan dari importir resmi besar kemungkinan tidak bisa pakai peta navnet. bahkan sudah ada permintaan dari importir itu ke navnet agar papago versi c**ck (win ce/mobile dll) tidak bisa pakai peta papago.
|
|
Hunt Fish,
(GMT) 11:11:01 Selasa, 10 Mei 2011)
| |
Tengkiiyuu banget informs disini nanti aku beli GPS baru yang suport peta Navnet,
tidak asa2 beli GPS 
|
|
zazu,
(GMT) 10:05:33 Sabtu, 14 Mei 2011)
| |
sempat baca di forum id.gps. Statement dari owner navnet, keinginan stop support peta garmin, kira2 apakah betul? Kemudian juga perbedaan kelengkapan peta / dibedakan antara vendor yang memberi donasi dan yang tidak? Apakah ada yang bisa klarifikasi?
|
|
adwib,
(GMT) 10:33:09 Sabtu, 14 Mei 2011)
| |
Kalo untuk alternatif selain garmin, ada aplikasi yang petanya sedetail CN Indonesia 2010.20 (menurut saya loh). Diantaranya: NDrive, Sygiv, IGO.
Tp untuk POI msh kalah sama Navnet lah..!!!
|
|
LatLon,
(GMT) 22:54:28 Sabtu, 14 Mei 2011)
| |
@ Zazu,
Sejauh yang saya tahu, NavNet itu netral dengan source berupa file yang dicreate dengan MapEdit (.mp). Namun dalam proses kompilasinya, NavNet memakai compiler CGPSMAPPER hingga bisa mendukung fitur Auto-Routeable.
Seiring dengan perkembangan fitur-fitur GPS mutakhir seperti Junction View, dan Lane Assist, compiler CGPSMAPPER ini tidak/belum sanggup kecuali menggunakan compiler resmi dari Garmin dengan format .shp.
Sementara itu, beberapa vendor GPS lainnya mendukung NavNet dalam menyediakan peta bagi produknya dengan memberikan compiler resmi mereka seperti yang telah kita nikmati selama ini sehingga fitur-fitur seperti shadow junction, 3D Building bisa terdapat di dalamnya.
Jadi, perlu diluruskan, bukan NavNet yang tidak mendukung suatu vendor GPS tertentu melainkan vendor itu sendiri yang tidak mendukung peta NavNet dalam konteks compiler resmi. Donasi yang dimaksud besarnya tentu saja tidak akan berarti jika dibandingkan total penjualan yang bisa mereka raup juga misalnya untuk membayar kerja keras para MapDev...
Ujung-ujungnya biarlah pasar yang akan menilai keberadaan vendor-vendor GPS di Indonesia berikut petanya. Adalah tugas kita bersama untuk memberikan pencerahan kepada para calon pengguna GPS agar device yang akan mereka beli/gunakan bisa efektif dan efisien bagi kebutuhan mereka sendiri.
CMIIW...
|
|
zazu,
(GMT) 10:26:06 Minggu, 15 Mei 2011)
| |
saya kutip dari milis id gps, 6 mei 2011
Hi all,
Rencananya navnet akan memperkaya objek peta dengan cara melakukan
survey langsung kelapangan. Tentunya hal ini membutuhkan dana yang
tidak sedikit dan rencananya akan diambil dari dana yanga ada di kas
navigasi.net. Oleh karenanya navnet boleh dibilang nanti punya produk
premium konten dan itu akan diimplementasikan ke peta navnet hanya
kepada brand-brand yang telah melakukan kerjasama resmi dengan navnet.
Tidak adil rasanya kalau sampai saat ini tidak ada perbedaan support
dari pihak navnet atas brand yang mau bekerjasama dengan yang tidak.
Dari sisi pengguna sendiri tidak ada perubahan, karena peta navnet
masih bisa diperoleh secara gratis. Hanya saja bagi mereka pengguna
GPS dengan brand yang telah melakukan kerjasama resmi dengan navnet
akan memiliki objek peta yang lebih kaya dan lengkap, karena brand
tersebut memiliki peta hasil survey internal tim
mapdeveloper-navigasi.net.
Jadi kemungkinan mulai edisi Agustus 2011, navnet akan menyediakan
peta premium untuk brand Papago, Navitel, K-Nav, dan Galactio.
salam
Buyung Akram
setiap tempat adalah unik, http://www.navigasi.net/
|
|
LatLon,
(GMT) 11:17:50 Minggu, 15 Mei 2011)
| |
Nah, Oom Zazu... Kembali biarlah pasar yang menilai. Selamat bagi user yang telah memiliki device GPS dengan brand yang telah bekerja sama dengan peta NavNet. Mereka akan menikmati peta NavNet versi Premium yang Insya Allah launching Agustus 2011. 
|
|
zazu,
(GMT) 12:17:24 Minggu, 15 Mei 2011)
| |
terima kasih buat navnet yg selama ini sudah membagi peta secara gratis.
dan semoga garmin mau segera memberi upeti ke navnet agar pengguna garmin tidak dibeda kan dengan gps merk lain.
semoga gps merk lain bisa membuat device yang bisa dihandalkan sehingga bisa mengejar penjualan garmin/pengguna garmin berpaling ke merk tersebut dan pada akhirnya merk2 itu bisa memberi donasi yang lebih besar lagi untuk navntet 
|
|
Usep Sigih,
(GMT) 12:21:22 Minggu, 15 Mei 2011)
| |
@LatLon, wah apakah peta IGO juga akan masuk sebagai premium .. dan apakah peta yang Premium tsb. nanti POI nya serta informasinya yang diambil dari hasil bantuan rekan2 di member navnet juga... yang notabene bisa jadi tidak punya GPS dengan brand yang terkenal tsb. karena faktor harga misalnya...
|
|
LatLon,
(GMT) 13:11:26 Minggu, 15 Mei 2011)
| |
@ Zazu, Sekali lagi bukan upeti yang diharapkan ("rupiah/dolar") akan tetapi kerja sama dalam bentuk pemberian compiler yang mendukung fitur-fitur mereka adalah jauh lebih penting agar peta NavNet ikut serta memberikan fasilitas kepada semua user GPS. Simplenya gini deh, mau pakai fitur JCV dalam peta NavNet? Jangan gunakan Nuvi seri terbaru karena NavNet tidak bisa mendukung fitur tersebut. Tapi gunakan Papago misalnya. 
Sekali lagi, donasi yang diberikan oleh para donatur vendor itu tidak digunakan untuk "menggaji" para MapDev akan tetapi untuk pembiayaan operasional survey NavNet sendiri (seperti biaya bensin/tol dsb.). Jadi secara tidak langsung donasi itu dikembalikan kepada donatur dalam bentuk peta NavNet versi Premium. Saya bisa bilang seperti ini karena saya salah seorang yang ikut survey.
Perbedaan antara Premium dan Regular konon kabarnya hanya terletak pada POI yang dimarking/diperoleh melalui survey yang dibiayai operasionalnya oleh NavNet. Semua POI yang sudah dikontribusikan oleh anggota NavNet tetap tampil dalam versi Regular. Jadi triknya agar POInya jangan sampai menjadi kategori "Premium", perbanyaklah berkontribusi dari member NavNet yang jumlahnya telah mencapai 40 ribu lebih. Begitu Oom Usep Sigih.
Para vendor GPS yang bekerja sama dengan NavNet itu semuanya pemain baru. Mungkin saja mereka justru tidak ingin pemain lama dan sudah besar seperti CNI & Ovimap ikut serta juga dalam peta NavNet? (Ini teori konspirasi, lho!) 
Pertanyaan sekarang, apakah versi Premium akan tetap ada jika Garmin telah ikut juga bekerjasama dengan NavNet?
Jawabannya ada pada N1 (Navigasi.Net satu) yang memiliki hak veto karena beliau yang punya. 
Namaya juga persaingan bisnis.... Kita jangan terpancing dengan isu-isu ranah ini. Tetap berkarya demi kemajuan pemetaan bagi Bangsa ini jauh lebih penting. Keep contribute guys...
|
|
zazu,
(GMT) 14:15:57 Minggu, 15 Mei 2011)
| |
mungkin saya yang salah mengartikan, tapi saya sekedar membaca dari milis idgps.
berikut jawaban dari dari navigasi.net atas keberatan yang disampaikan di forum itu
'Menurut saya, sebaiknya pertanyaan yang ada lebih dikonsentrasikan/ditujukan ke pihak yang ga mau nyumbang. Padahal saya yakin, "sejelek-jelek-nya" peta navnet setidaknya ikut mengerek penjualan mereka bukan ? Atau karena ada peta navnet penjualan device mereka jadi menurun ? '
kalau istilah upeti salah saya ganti dengan istilah nyumbag aja deh.
apakah survey yang dilakukan oleh member navnet tidak perlu biaya? dan apakah hasil survey itu boleh ditujukan untuk merk A saja atau B saja. Toh sekarang akan ada pembeda poi untuk masing2 gps?
kontribusilah sebanyak mungkin buat member karena nanti yang akan memakai data kita adalah semua merk gps. tidak perduli merk gps kita apa.
ada pepatah 'wong gratis kok nuntut macem2' 
|