|
dedy,
(GMT) 01:34:27 Senin, 25 Januari 2010)
| |
sudah waktunya pedagang gps di Indonesia menurunkan harga dan gps yang memakai peta navigasi mestinya punya nilai tambah yang lebih bagus karena routingnya saya yakin lebih akurat.
Lagipula sudah ada belum ya peta gps seluruh Indonesia gratis selain dari navnet?
|
|
ndip,
(GMT) 01:36:14 Senin, 25 Januari 2010)
| |
Lebih lengkapnya, bisa nge-link ke sini:
http://maps.nokia.com/explore-services/ovi-maps
|
|
Adi DJ,
(GMT) 02:11:23 Senin, 25 Januari 2010)
| |
kalo peta navnet = gratis, Peta Ovi juga gratis.
Anda pilih yang mana? dan mengapa? 
|
|
Hunt Fish,
(GMT) 03:06:33 Senin, 25 Januari 2010)
| |
Ya..... jelas pilih peta navnet Bos!!!
Alasan, Ta'at sama rambu2 lalu-lintas & masih banyak kelebihan lainya

|
|
indra,
(GMT) 03:12:15 Senin, 25 Januari 2010)
| |
Ya Navnet karena tidak perlu beli Gadget baru lagi
|
|
indra,
(GMT) 03:14:17 Senin, 25 Januari 2010)
| |
Keunggulan Navnet mengcover daerah Kabupaten dan bahkan Kecamatan di hampir seluruh Indonesia
|
|
Adi DJ,
(GMT) 03:34:00 Senin, 25 Januari 2010)
| |
kesimpulan sementara:
alasan memilih produk peta navnet adalah:
1. reliable routing
2. better coverage
3. backward compatible
Meskipun sebenarnya 3 points di atas sebenarnya relatif subjective banget lho yah. Gak di semua tempat peta navnet reliable, gak semua tempat sudah ter-cover, dan tidak untuk semua gadget compatible.
Ayok tambah lagi. Siapa yang sudah kecewa pada peta Navnet, dan kenapa kok kecewa? 
Demi pengembangan navnet yang lebih baik nih. Daripada navnet terjebak euphoria puji-pujian tiba-tiba kaget dilibas OVI.
|
|
Endra Rachmawan,
(GMT) 04:02:31 Senin, 25 Januari 2010)
| |
Sebenarnya, ini genderang perang dari Nokia dan Symbian untuk membendung serangan yang akan datang dari Android. Imbasnya, kena ke perangkat navigasi portabel. yang sudah punya perangkat navigasi portabel, nggak usah pesimis, karena perangkat tersebut masih akan banyak berguna..

|
|
great_ww,
(GMT) 04:02:43 Senin, 25 Januari 2010)
| |
prinsip saya, segala sesuatu yg All-in-One ga akan bisa sempurna ... kalopun mo sempurna pasti konsekuensinya di harga yg mahal.
jadi kalo mo pake navigation device ya otomatis GPS device, mo kamera ya pake DSLR, mo mp3 player ya pake I-Phone... he he he he
|
|
dedy,
(GMT) 04:05:48 Senin, 25 Januari 2010)
| |
Perusahaan penyedia peta navtec sudah dibeli oleh nokia. makanya mereka sekarang menggratiskan fitur petanya.
Kapan ya ada yang beli navnet hahaha. Papago dikasih peta gratis sama navnet, tapi itupun masih ada 'ego' dari providernya. buktinya papago singapore/balck market gak bisa pakai peta navnet.
kembali ke nokia(navtec) vs navnet. Kalau gak salah navtec juga menerima masukan dari pengguna lho?
|
|
Budi Panas,
(GMT) 04:19:10 Senin, 25 Januari 2010)
| |
Nambahin item yang ditulis pak Adi DJ di atas :
4. Silaturahmi
Ini juga hal yang luar biasa. Eh sekalian nanya, ada stiker NAVNET gak untuk ditempel di kaca mobil belakang, biar kalau ketemuan dijalan bisa bersapa ria.
|
|
ndip,
(GMT) 04:21:35 Senin, 25 Januari 2010)
| |
Utk compare apple to apple, sebenarnya agak susah. Karena Navnet menggunakan Garmin & Nokia maps menggunakan OVIMaps.
Dari sisi peta, terutama utk peta Indonesia, jelas Navnet lebih unggul dibanding Nokia maps, terutama dari kelengkapan POI.
Dari sisi tools/software, masing2 (Garmin & OVIMaps) punya kelebihan & kekurangannya masing. OVIMaps sendiri sudah bisa melakukan routing (utk reliability, tentunya tergantung lengkap atau tidaknya informasi yg termuat di dalam peta), menyimpan POI, memilih guidance voice, memilih avoidance set-up, dan beberapa fitur yg juga disediakan oleh Garmin. Tapi menurut saya Garmin sedikit lebih unggul dari sisi ini, terutama dari fitur2 yg lebih menarik & compatibility range yg luas. Utk kemudahan download peta selain Indonesia, OVIMaps lebih unggul dibanding Garmin. OVIMaps menyediakan tools utk download peta dari negara mana pun secara gratis. Pengguna hanya perlu membayar biaya internet atau pulsa. Bagi pengguna yg sering bepergian ke luar negeri, OVIMaps jadi pilihan yg sesuai.
Bagaimanapun, kehadiran OVIMaps secara free tentunya menambah pilihan bagi pengguna utk mencari alat navigasi yg cocok & sesuai dg kebutuhan dan tentunya selera.
Selamat ber-eksplorasi & ber-navigasi....
|
|
Adi DJ,
(GMT) 04:42:15 Senin, 25 Januari 2010)
| |
silaturahmi betul juga.
Ternyata ini yang bikin saya kerasan.
|
|
Disan,
(GMT) 06:25:34 Senin, 25 Januari 2010)
| |
Malas pake ovi maps , terlanjur sakit hati .
|
|
dedy,
(GMT) 07:42:03 Senin, 25 Januari 2010)
| |
Snap Analysis: Nokia move could lead satnav makers to dead end
Harro ten Wolde and Brett Young
Thu Jan 21, 2010 2:26pm EST
AMSTERDAM/HELSINKI (Reuters) - Nokia's move to offer free navigation on its smartphones could sound the death knell for the pureplay satellite navigation industry.
Nokia said on Thursday it would offer motorists turn-by-turn directions for 74 countries in 46 languages for free in an attempt to better battle Google, which started to offer free navigation on Motorola's Droid smartphones in the North American market im late 2009.
* Nokia is entering a race with Google to get the largest installed base of mobile navigation users, trying to make life difficult for Google and other smartphone manufacturers.
* The move is seen as a definite game changer and should save the Finnish company from seeing a stronger decline in its smartphone market share.
* The move to offer free navigation on some 20 million smartphones is set to hurt key players in the global navigation market, including TomTom and Garmin.
* It is clearly a blow to TomTom, whose shares are down 8.8 percent at 1000 GMT and which lost a third of its value in October after the Google announcement.
* Analysts concluded last year after Google's foray into navigation that it was unlikely that TomTom, Garmin and Nokia would ever recoup their big recent investments in navigation technology. Nokia and TomTom have splashed more than $12 billion in total on buying digital mapping firms Navteq and Tele Atlas.
* The Nokia move may cause a new flurry of acquisitions from the likes of Samsung, RIM and Microsoft as consumers will expect free turn-by-turn navigation to be a standard feature on smartphones.
* TomTom has to come up quickly with a new plan as 70 percent of sales come from PNDs. PNDs could disappear in the future with the market for navigation solutions evolving into navigation standard in every car and free navigation on every mobile device.
(Editing by Sitaraman Shankar)
|
|
Wiyadi,
(GMT) 09:48:00 Senin, 25 Januari 2010)
| |
Menurut saya pribadi, peta navnet maupun OVI maps punya pangsanya sendiri2, saya sendiri lebih menyukai peta buatan navnet daripada CNI maupun yg lainnya.
Navnet tetap the best untuk di Indonesia demikian juga di SG saya pakai peta punya malfreemaps sudah sangat memuaskan. Keduanya berdasarkan komunitas updatenya jadi lebih reliable dan cepat untuk urusan update coverage.
|
|
Wishnu E. W.,
(GMT) 10:27:59 Senin, 25 Januari 2010)
| |
@ndip: sedikit tambahan informasi, bahwa navnet tidak hanya support Garmin. Tapi juga Papago dan Navitel.
Dengan digratiskannya Ovi Maps semoga akan menggeser strategi bisnis para developer peta GPS, seperti Garmin, iGO, dan lain sebagainya. Seharusnya mereka cepat menyadari bahwa komunitas lokal (apalagi yang free dan idealis seperti navnet ) mempunyai kekuatan lebih untuk masing-masing areanya.
Dan ... Pak Buyung, siap-siap bernegosiasi dengan Garmin dan iGO jika mereka menghubungi lagi 
|
|
ndip,
(GMT) 00:53:00 Selasa, 26 Januari 2010)
| |
Betul Mas Wishnu. Dengan ketatnya persaingan bisnis di antara pemain2 GPS device, biasanya para calon pelanggan yang akan memperoleh keuntungan dg maraknya tawaran2 menarik dari mereka.
|
|
anton jogja,
(GMT) 00:57:41 Selasa, 26 Januari 2010)
| |
yang penting kita diuntungkan hehehe...
|