|
| |
|
| |
Forum Bincang Bebas: UU Informasi Geospasial Disahkan => Tidakboleh adalagi freemap |
| |
|
|
| |
|
| Topik | : UU Informasi Geospasial Disahkan => Tidakboleh adalagi freemap |
| Penulis |
: Buyung Akram |
(GMT) 08:19:40 Sabtu, 09 April 2011
|
| Tanggapan |
: 107 |
Dilihat: 10922
|
Kategori : Bincang Bebas
|
|
DPR dan pemerintah sepakat mengesahkan RUU Informasi Geospasial. Ketua Komisi VII DPR Teuku Riefky Harsya mengatakan undang-undang ini merupakan solusi dalam menjawab persoalan geospasial yang mulai marak sekarang ini. Dahulu, lanjutnya, informasi mengenai kebumian masih belum lengkap dan mutakhir.
Pasal 1 angka 2 mendefinisikan geospasial atau ruang kebumian sebagai “aspek keruangan yang menunjukkan lokasi, letak, dan posisi suatu objek atau kejadian yang berada di bawah, pada, atau di atas permukaan bumi yang dinyatakan dalam sistem koordinat tertentuâ€.
“Undang-undang ini diharapkan dapat mendukung sistem ketahanan dan keamanan serta kejahatan trans nasional,†ujar politisi Partai Demokrat ini, di Gedung DPR, Selasa (5/4).
Hal sama juga diungkapkan oleh Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) Suharna Suryapranata. Menurutnya, UU Informasi Geospasial dapat menjadi acuan kebijakan pemerintah ke depan. “Undang-undang ini akan menjadi landasan kebijakan nasional dalam menjamin informasi geospasial terkait sumber daya alam dan kebencanaan,†jelas Suharna.
Suharna juga menyambut baik disahkannya RUU yang sudah digodok oleh pemerintah sejak setahun yang lalu. Setelah rampung menjadi draf, RUU ini disampaikan ke DPR untuk dibahas bersama-sama pada 16 Februari 2010. “Saya mengucapkan terima kasih ke sejumlah pihak yang telah bekerja keras mewujudkan RUU ini menjadi undang-undang,†tuturnya.
DPR dan Pemerintah memang boleh bernafas lega dengan rampungnya undang-undang ini. Namun, tidak demikian halnya dengan para pelaku atau pihak yang mungkin bersingungan dengan pekerjaan informasi geospasial ini. Pasalnya, undang-undang ini mengatur sanksi pidana yang tidak sedikit.
Berdasarkan catatan hukumonline, setidaknya ada 11 ketentuan yang mengatur sanksi pidana dengan ancaman hukum berkisar antara enam bulan hingga tiga tahun penjara. Misalnya, bagi setiap orang yang mengubah informasi geospasial dasar tanpa izin dari badan dan menyebarluaskan hasilnya maka diancam dengan hukuman pidana maksimal 1 tahun penjara atau denda maksimal Rp250 juta.
Pasal 61 melarang setiap orang membuat informasi geospasial yang penyajiannya tidak sesuai dengan tingkat ketelitian sumber data yang mengakibatkan timbulnya kerugian orang dan/atau barang. Bila larangan ini dilanggar, maka orang tersebut dapat dipidana penjara maksimal 3 tahun atau denda maksimal Rp750 juta.
Penyebaran informasi geospasial juga tak boleh dilakukan sembarangan. Bila seseorang menyebarluaskan informasi geospasial yang belum disahkan oleh pejabat yang berwenang maka bersiaplah menghadapi tuntutan pidana. Orang tersebut maksimal dapat dipidana 2 tahun penjara atau denda maksimal Rp500 juta.
Bila penyebaran informasi geospasial yang belum disahkan ini menimbulkan bahaya atau kerugian orang lain atau barang, maka ancaman pidana bagi pelaku menjadi diperberat. Yakni, maksimal 3 tahun atau denda maksimal Rp750 juta sebagaimana diatur Pasal 68 ayat (2).
Add on 2011/04/10 13:21
Udah ada tanggapan dari salah satu pihak perancang UU geospatial di FB navigasi.net 
|
|
|
|
| |
Halaman :
1 2 3 4 5 6 |
| |
| Tanggapan |
|
Hermust,
(GMT) 16:47:40 Rabu, 13 April 2011)
| |
Kita tunggu hasil sosialisasi atas RUU tersebut, Semoga Good News Buat NAVNET dan eksistensinya.... Bravo....
|
|
Buyung Akram,
(GMT) 16:48:03 Rabu, 13 April 2011)
| |
@Ricardo: Biarin aja, biar orang jadi lebih tertarik buat baca 
|
|
Disan,
(GMT) 19:10:09 Rabu, 13 April 2011)
| |
Saya bantuin betulin bos BA 
|
|
Iftiron Y. Trisnanto,
(GMT) 22:23:54 Rabu, 13 April 2011)
| |
agenda utama sosialisasi weekend ini :
Pasal 45
(2) Pemerintah menyediakan insentif bagi setiap orang yang membantu mengumumkan dan menyebarluaskan Informasi Geospasial yang bersifat terbuka.

|
|
Ricardo,
(GMT) 09:04:10 Kamis, 14 April 2011)
| |
yg menjadi pertanya >>> seberapa besar insentif yang akan diberikan ??? perhitungannya bagaimana ??
|
|
Adi DJ,
(GMT) 09:42:47 Kamis, 14 April 2011)
| |
Lebih baik navnet ga usah mengharapkan insentif. Saya kok lebih suka merdeka pakai dana sendiri.
|
|
Usep Sigih,
(GMT) 11:28:37 Kamis, 14 April 2011)
| |
@Adi, betul-betul... ntar disetir lagi ini khan dari public untuk public.. alias dari rakyat untuk rakyat.. cuma kalo punya rezeki, jangan lupa donasinya he.he.he tull khan...
|
|
harseven,
(GMT) 13:02:51 Kamis, 14 April 2011)
| |
Huehehehe... jangankan dapet incentive, mau bayar pajak yang jelas-jelas nyetor duwit ke negara dipersulit 
Pokoknya yang namanya UU di negeri ini pasti ujungnya ada D seperti lambang nyengir ini 
|
|
Iftiron Y. Trisnanto,
(GMT) 14:35:14 Kamis, 14 April 2011)
| |
bayar pajak dipersulit,
dimana tuh ?
|
|
Buyung Akram,
(GMT) 14:37:21 Kamis, 14 April 2011)
| |
@harseven: tuh kan, hati-hati kalau ngomong, member mapdev ada yang bekerja di kantor pajak   Bentar lagi bakal jadi dirjen pajak lho dianya 
|
|
KreatifAkuisisi,
(GMT) 14:49:15 Kamis, 14 April 2011)
| |
Bentar lagi dipungut mantu,bapak mertuanya preman lagi...?
|
|
Disan,
(GMT) 15:05:11 Kamis, 14 April 2011)
| |
, bayar pajak tidak sulit justru kita dibantu ,
|
|
Iftiron Y. Trisnanto,
(GMT) 19:30:56 Kamis, 14 April 2011)
| |
kayaknya ada yg dilayani dikantor sampe jam 9 malem,
ke Musholah dianterin,
makan pun ditemenin... 
|
|
harseven,
(GMT) 08:19:36 Jumat, 15 April 2011)
| |
Di kantor samsat, tahun lalu saya bayar pajak motor butut (apa karena nilainya kecil ya???). Sampe dilempar ke loket sana sini utk nanyakan berkas pkb saya ada di mana 
Bener2 mangkel saya waktu itu, bayar pajak motor butut habis waktu 2 minggu!!!!
Saya kan buruh, utk meninggal kan tempat kerja harus dapat izin juragan dulu....
|
|
harseven,
(GMT) 08:22:01 Jumat, 15 April 2011)
| |
Oh ya untuk bayar calo pajak saya gak sanggup.... apalagi yang sekelas G*y*s
|
|
Boedi,
(GMT) 09:08:32 Jumat, 15 April 2011)
| |
di S6 34.110 E106 48.045 saya ribut sampai dipisah satpam.... sama bossnya....tapi itu 8 th yl....
|
|
harseven,
(GMT) 10:13:45 Jumat, 15 April 2011)
| |
Gmana gak menyakitkan coba sementara saya diping-pong ke sana ke mari sementara di dalam loket saya lihat banyak para calo bawa setumpuk berkas yang tentu ada ujung nya dgn mudah dan cepatnya diurus.
Blom lagi karena saya gak punya rumah sendiri shg klo pas pindah sewa rumah ada perubahan alamat, masih harus bayar lagi perubahan identitas. Bayarnya banyak tuh dari ganti KTP di Kelurahan sampai Kecamatan sampi ngurus pajak motor ini...
Waktu itu sudah sempat saya rekam dgn hp, tapi saya urungkan niat melaporkan karena kasihan para calo itu juga cari dari situ...
Saya cuma ingin dilayani dgn setara baik ngurus sendiri maupun pakai jasa calo.
|
|
LatLon,
(GMT) 10:18:11 Jumat, 15 April 2011)
| |
Mostly kita punya banyak trauma dengan UU dan perpajakan serta layanan publik di negeri ini. Jadi..... 
|
|
Isra,
(GMT) 10:36:15 Jumat, 15 April 2011)
| |
Untungnya saya ga pernah ngurus apalagi berurusan.. 
|
|
Boedi,
(GMT) 10:42:25 Jumat, 15 April 2011)
| |
Tapi SPTT dg temantemannya akhir maret sudah saya serahkan...
|
Anda diharuskan login terlebih dahulu sebelum memberi tanggapan. |
|